iklan

Ikan Gupy, Jenis - Jenis dan Budidaya

Klasifikasi Ilmiah Ikan Gupy 

Kerajaan : Animalia 
Filum       : Chordata 
Kelas       : Actinopterygii 
Ordo        : Cyprinodontiformes 
Famili      : Poeciliidae 
Genus      : Poecilia 
Spesies    : P. reticulate 

Ikan gupy (Poecilia reticulata) akhir-akhir ini semakin banyak penggemar. Bagaimana tidak, ikan hias ini sangat cantik dan unik, meskipun ukurannya mini hampir sama dengan ikan cupang. Maka dari itu, bisnis budidaya ikan ini sangat prospektif. Harga pasaran ikan gupy saat ini dimulai dari 800 sampai 2000 rupiah. Selain keuntungan yang menjanjikan, proses budidayanya pun sangat sederhana dan tidak memerlukan banyak biaya. 

Jenis � Jenis Ikan Gupy  
Gupy Cobra

Gupy Japan Blue 


Gupy Metalik

Gupy Leopard 

Gupy Pink White 

Gupy Tuxedo 

Grass Blue 

Gupy sebenarnya ikan yang berasal dari Amerikan Selatan dan Tengah, dan bisa hidup di daerah danau atau sungai beraliran tenang. Bahkan, ikan ini juga mampu hidup di daerah payau dengan kadar garam yang tinggi. 
Dan berikut ini cara membudidayakannya:  

Persiapan Wadah 
Alat yang diperlukan antara lain tempat/wadah, tanaman air dan aerator. Wadah pemijahan tidak harus kolam, bisa berupa bak semen, akuarium ataupun ember. Wadah nantinya akan digunakan untuk pemisahan indukan sebanyak dua buah, pemijahan sebanyak 1 buah, penetasan 1 buah, dan pendederan sebanyak satu buah.Luasnya juga relatif, tergantung dari jumlah ikan yang bakal dipijahkan. Namun, tinggi wadah paling tidak 30 cm, dan ketika pendederan tinggi wadah harus lebih dari 50 cm. 

Pemilihan Indukan 
Membedakan ikan gupy jantan dan betina cukup mudah. Ikan betina memiliki bentuk lebih bulat berwarna lebih kusam, tanpa strip menjumbai. Pejantan cenderung berwarna terang dan kontras, bertubuh langsing dan memiliki sirip yang menjumbai. Dari segi ukuran, pejantan lebih kecil. Umur indukan minimal empat bulan. Sebelum pemijahan, ikan betina dan jantan harus ditempatkan dalam wadah terpisah selama 1 hingga 3 hari, dan sepertiga air harus diganti tiap hari. Pemberian pakan juga tetap dilakukan. 

Pemijahan 
Yakinkan wadah pemijahan telah terisi air setinggi 25 cm yang telah dibiarkan selama paling tidak 24 jam sebelum pemijahan. Intensitasnya harus tidak melebihi 30 ekor per 100 liter. Jadi, tergantung dari volume wadah yang akan digunakan. Hydrilla bisa diberikan sebagai temat bercumbu. 

Pemijahan bisa dilakukan secara massal ataupun individu. Dari dua cara ini, yang lebih praktis, cepat dan ekonomis adalah pemijahan massaal. Caranya, perbandingan jumlah ikan gupy jantan dan betina mesti 1:5. Proses pemijahan dimulai pada pagi hari dengan memasukkan betina terlebih darhulu, dan jantan pada sore harinya. Proses ini memakan waktu 4 sampai 7 hari.  

Penetasan 
Betina yang telah dibuahi harus segera dipindah ke wadah penetasan yang berisi air bersih dan aerasi. Air harus diganti secara teratur 1-3 hari sekali. Pakan beruapa moina atau daphnia juga rutin diberikan. Lama kehamilan selama 3-4 minggu. Betina yang hamil bisa dilihat dari perutnya yang agak menggembung.Tiap indukan betina bisa melahirkan 30 hingga 100 anakan. Segera setelah lahir, anakan dipindah ke wadah pendederan agar tidak dimangsa induknya. 

Pendederan 
Letakkan wadah di tempat terbuka dan tambahkan eceng gondok atau hydrilla untuk tempat berteduh. Air yang diperlukan cukup 40 cm dan diganti tiap 3 hari sekali. Dengan pemberian pakan berupa infusoria (1-5 hari), lalu artemia, dan kutu air (setelah umur 20 hari), ikan ini bisa tumbuh maksimal. Setelah satu bulan, pemanena bisa dilakukan dan setelah itu pundi rupiah bisa didapat dari penjualan ikan gupy.

Comments