iklan

Panduan Singkat Cara Budidaya Ikan Lele

Cara budidaya ikan lele saat ini semakin populer karena harganya yang menarik dan peminat ikan lele yang semakin hari semakin tinggi. Sebenarnya, pembudidayaannya relatif mudah, hanya saja, ikan ini membutuhkan tempat hidup yang ideal, yaitu daerah dengan suhu antara 20-28 C dan bebas dari segala limbah pabrik. Ikan lele juga akan berkembang dengan baik pada air tenang, keruh tidak apa-apa, dan kandungan oksigennya rendah. Jika telah memenuhi kriteria tadi, maka saatnya untuk membudidayakan ikan lele.
Penyiapan Kolam 
Masalah kolam ikan lele biasanya bau yang kurang enak, maka sebaiknya letak kolam terletak agak jauh dari perkampungan. Buat galian tanah sedalam 80 cm dengan luas sesuai keinginan, lalu alasai dengan terpal. Yakinkan semua bagian kolam bisa tertutup terpal sehingga tidak ada air yang keluar. Pembersihan kolam juga mesti dilakukan agar pemicu penyakit dari dalam kolam bisa mati. Ini bisa dilakukan dengan kapur (Dolomit), yang juga bertujuan mengembalikan keasaman tanah. Setelah itu, barulah air dialirkan ke dalam kolam. Kolam sebaiknya tidak langsung penuh. Pertama dialiri setinggi 30 cm, lalu dibiarkan 3-4 hari agar plankton bisa berkembang yang nanti berguna untuk pakan alami lele.  

Memilih Indukan Lele 
Cara budidaya ikan lele yang selanjutnya adalah memilih indukan lele. Pemilihan induk dilakukan agar dapat menghasilkan anakan yang berkualitas baik. Indukan jantan memiliki bentuk ramping, kepala bentuk pipih, bergerak lebih lincah, warna gelap dan alat kelamin runcing. Sedangkan, indukan betina memiliki bentuk perut yang lebih besar ketimbang punggung dan tulang kepala cembung. Indukan betina bergerak agak lambat dengan badan berwarna agak cera, dan bentuk alamt kelamin bulat. 

Pemijahan/Perkawinan 
Jika indukan jantan dan betina telah siap kawin yang ditandai dengan alat kelaminnya berubah merah (jantan), dan kuning (betina), maka pemijahan telah siap untuk dilakukan. Setelah itu perkawinan, sel telur yang berhasil dibuahi menempel di sarang. Kira-kira 24 jam kemudian, sel telur ini akan menetas.
Pemindahan Benih 
Ketika anakan lele akan dipindahkan ke dalam kolam, maka terlebih dahulu air kolam harus dikurang hingga setinggi 10-20 cm. Sisakan air kolam dan tampung ke dalam bak atau ember dengan suhu yang sama dengan kolam. Pemindahan benih sebaiknya dilakukan pada malam hari dan harus dengan sangat hati-hati agar anakan tetap sehat.  

Pendederan 
Cara budidaya ikan lele selanjutnya adalah pendederan di dalam kolam. Anakan ikan dipelihara hingga ukuran siap jual, biasanya panjangnya sekitar 5-7 cm, atau 7-9 cm, atau bisa juga 9-12 cm tergantung keinginan. Agar pendederan lebih maksimal hasilnya, maka kolam sebaiknya diberi tanaman pelindung seperti enceng gondok untuk menghindari naiknya suhu air kolam yang bisa menyebabkan ikan stess. Dengan pakan yang mendukung, maka lele akan cepat berkembang. Hasil yang maksimal mesti memperhatikan tiap detai cara budidaya ikan lele.

Comments